Beritadan foto terbaru Lirik Lagu Gang Kelinci Lilis Suryani - Chord Gang Kelinci - Lilis Suryani: Sekarang Rumahnya Bejubel, Oh Padat Penghuninya. Selasa, 2 November 2021; Cari. Network.
Penyanyi senior Titiek Puspa mendapat kehormatan menyanyi di panggung pada pembukaan Pekan Raya Jakarta di Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta, Senin (10/6). Titiek Puspa yang masih tampak ayu pada usia senja memilih lagu Gang Kelinci. Titiek Puspa pintar. Tahu ada Jokowi, entah sudah disiapkan atau spontan, Titiek Puspa mengubah lirik Gang Kelinci.
Aktrisdan penyanyi Titiek Puspa dikabarkan mengidap penyakit kanker rahim. Meski sakit keras, pencipta lagu 'Gang Kelinci' itu tidak berhenti berkarya.
Beranda› Lirik Lagu Menabung / Gang Kelinci / Indonesia Pusaka - Titiek Puspa , Duta Cinta. Lirik Lagu Menabung / Gang Kelinci / Indonesia Pusaka - Titiek Puspa , Duta Cinta Ditulis Arif Kamis, 04 Juli 2019 Tulis Komentar Jajan sih boleh saja Sisihkan buat nabung Belanja sih boleh saja
Inilahsepenggal lirik lagu Gang Kelinci yang memomulerkan nama Lilis Suryani: "Jakarta kotaku indah dan megah/ Di situlah aku dilahirkan/ Rumahku di salah satu gang, namanya Gang Kelinci." Lagu itu membuatnya menjadi amat populer sebagai penyanyi yang lahir di lorong-lorong kehidupan rakyat dari semua golongan, kaya-miskin, kota-desa.
dapatkanlirik lagu lain oleh titiek puspa di kapanlagi.com. home; trending; lirik lagu indonesia lagu internasional berita; resensi resensi indonesia resensi internasional chill out rising star jukebox galeri klip video event home » lirik lagu » t » titiek puspa »
. Puluhan tahun berkarir di dunia musik dan tetap eksis tidaklah mudah. Namun semua itu mampu dilampaui penyanyi legendaris Indonesia, Titiek Puspa. Selama 70 tahun berkarya, wanita pemilik nama lahir Sudarwati ini masih amat dikagumi. Lirik-lirik ciptaannya pun bisa dinikmati semua generasi hingga kini. Sebut saja lagu Gang Kelinci, ternyata lagu tersebut dibuat hanya sekejab mata lho, Genhype. Titiek bercerita bahwa ketika itu dia mengantarkan penyanyi Lilis Suryani pulang ke rumahnya yang ada di Pasar Baru. Dengan naik becak, ternyata rumah Lilis berada di gang sempit dengan pemukiman padat. Melewati gang itu, lirik Gang Kelinci pun tercipta. “Pulang naik becak. Saya mengarang. Saya bukan pencipta [lagu], saya penulis suasana,” ujarnya saat memperingati HUT ke-85 secara virtual, Selasa 1/10/2022. Begitu pula dengan lagu Pantang Mundur. Lagu tersebut juga dibuat saat dia berada di becak setelah melihat para tentara di depan kantor RRI yang akan berangkat ke Irian. Titiek melihat sang tentara mencium perut istrinya yang sedang hamil sebagai salam perpisahan sebelum bertugas untuk negara. “...Penyampaian suasana yang saya lihat,” imbuhnya. Titiek enggan disebut sebagai pencipta lagu. Dia lebih nyaman disebut sebagai penyampai suasana karena lagu-lagu yang dibuatnya berasal dari pengamatan dan pengalaman yang ada di depan matanya. Termasuk lagu Kupu Kupu Malam. Dia bercerita lagu itu dibuat dari pengalaman seorang ibu yang ditemuinya di luar kota Jakarta. Wanita tersebut ditinggalkan suaminya yang selingkuh dan harus menghidupi anaknya yang masih kecil hingga terlilit utang dan terjun ke dunia hitam karena ancaman laporan ke pihak Kepolisian. Tidak bisa berbuat banyak, dia harus menurutinya dan akhirnya menjadi Kupu Kupu Malam. “Dia menceritakan betapa sakitnya hati, betapa dihina. Ada tamu baik, ada yang menyiksa. Makanya saya tulis kadang dia tersenyum dalam tangis. Kadang dia menangis di dalam senyuman. Dia selalu berakting,” ungkap Titiek. Titiek dan wanita yang sedang mencurahkan isi hatinya itu pun menangis bersama dan berdoa agar mendapat kehidupan yang lebih layak. Sang wanita penghibur itu berdoa agar segera memiliki suami sekaligus ayah untuk anaknya. Pulang ke Jakarta, Titiek lantas membuat lagu Kupu Kupu Malam. Tidak sampai 10 hari, Titiek pun menemui keajaiban dari sebuah doa. Wanita tersebut datang dan mengabarkan dia sudah menikah. “Suaminya seorang terhormat. Doa dari dua orang lain agama, diberi oleh Tuhan. Kalau percaya Tuhan itu ada, kita akan selamat,” tutur Titiek. Titiek menyebut selama masih mengingat dan takut akan Tuhan, segala hal akan dilancarkan. Itulah yang dia rasakan selama 85 tahun kehidupannya. Baca artikel lainnya di Google News Editor Nirmala Aninda
JAKARTA, - Lagu "Gang Kelinci" merupakan hit kenangan yang dipopulerkan oleh penyanyi legendaris mendiang Lilis Suryani, rilis pada 1963. Lagu ini merupakan ciptaan musisi senior, Titiek Puspa, yang terinspirasi ketika mengantarkan Lilis Suryani pulang ke rumahnya di daerah Gang Kelinci. Hingga kini, Gang Kelinci menjadi tempat yang paling populer di Pasar karena judul lagu yang melekat dengan Lilis Suryani, di daerah ini juga terdapat Bakmi Gang Kelinci yang fenomenal. Baca juga Perkampungan Ini Kerap Disangka Gang Kelinci dalam Lagu Lilis Suryani... Simak lirik dan chord lagu "Gang Kelinci" - Lilis Suryani di bawah ini.[INTRO]D G DD G D D G DJakarta kotaku indah dan megah G ADi situlah aku dilahirkan D GRumahku di salah satu gang D E ANamanya Gang Kelinci D G DEntah apa sampai namanya kelinci G AMungkin dulu kerajaan kelinci D GKarna manusia bertambah banyak D A DKasihan kelinci terdesak [REFF]G DSekarang, rumahnya bejubelE AOh, padat penghuninyaG DAnak-anak segudangE AGrudak gruduk kaya kelinci... D G DKami semua hidup rukun dan damai G AHanya satu yang aku herankan D GBadanku bulat tak bisa tinggi D A DPersis kaya' anak kelinci
Iklan TEMPO Interaktif, Jakarta Suasana ceria langsung menyergap ruangan sebesar lapangan bola di Hall D Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, ketika Gita Gutawa muncul di panggung. Bukan Gita yang membuat penonton senang, melainkan lagu yang dibawakannya, Gang Kelinci. Ditemani penari-penari cilik dengan dandanan kuping kelinci, Gita menggoyang seisi ruangan diiringi musik dari Dian HP Orchestra. Lagu Gang Kelinci adalah salah satu lagu tenar hasil ciptaan Titiek Puspa. Gita membawakan lagu itu sebagai pembuka konser musik "Karya Abadi Sang Legenda 70 Tahun Titiek Puspa", Rabu malam lalu. Sebuah panggung sepanjang kurang-lebih 40 meter dengan ornamen ungu dan keemasan menandakan besarnya hajatan itu. Kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya menambah akbar konser yang diselenggarakan guna merayakan ulang tahun sang legenda. Beberapa pejabat yang terlihat hadir antara lain Rachmat Witoelar, Djoko Kirmanto, Bachtiar Chamsyah, Suryadharma Ali, serta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Setelah Gita, tampil Titi membawakan lagu Si Hitam, Krisdayanti dengan Marilah Kemari, Tia "AFI" dengan Dansa Ayo Dansa, Melly Goeslaw dengan Gadis, dan Pingkan Mambo dengan Bimbi. Selanjutnya operet bertemakan bagaimana rasanya jatuh cinta dibawakan para personel Project Pop dengan jenaka. Beberapa penyanyi senior juga ambil bagian, seperti Bob Tutupoli, Elvy Sukaesih, Rima Melati, Emilia Contessa, Euis Darliah, dan Sundari Sukotjo. Menurut show director sekaligus koreografer, Ari Tulang, yang paling penting dalam konser ini adalah sosok Titiek Puspa sebagai seorang legenda yang menyatu dengan kekuatan lagu-lagu ciptaannya. Titiek Puspa memang sudah melegenda. Nenek 14 cucu ini sudah berkarya di bidang seni tarik suara sejak 1954. Selain menyanyi, ia mencipta lagu. Pada dekade 1970 artis-artis papan atas harus antre untuk menyanyikan lagu ciptaan Titiek. Beberapa lagu hit ciptaannya antara lain Gang Kelinci, Bing, Si Hitam, Apanya Dong, Kupu-kupu Malam, Marilah Kemari, dan Pantang lagu itu dibawakan sejumlah artis malam ia juga dikenal sebagai pembuat operet Lebaran yang ditayangkan TVRI. Titiek, yang awalnya bernama Soedarwati, juga memiliki sejarah panjang di dunia perfilman. Beberapa film yang pernah dibintanginya adalah Minah Gadis Dusun 1966, Inem Pelayan Sexy 1976, dan Kisah Rojali dan Juleha 1979. Selain membintangi, Titiek menjadi penulis cerita untuk film Bawang Putih 1974 dan Gadis 1980. Kreativitas dan energi seni Titiek tidak terhenti tatkala umurnya sudah mencapai 70 tahun. Baru-baru ini ia menciptakan dua lagu baru, yakni Terima Kasih Tuhan dan Salam Cinta dan Doa, yang juga turut dinyanyikan malam itu. Lagu-lagu itu terdapat dalam album terbaru Titiek bertajuk Terima Kasih Tuhan, yang diluncurkan dan dibagikan pada konser tersebut. "Saya pakai uang sendiri untuk membuat album ini," ujar istri almarhum Mus Mualim ini. Selama lebih dari satu jam, Titiek berdiri di atas panggung menghibur para tamunya malam itu. Lagu-lagu yang dinyanyikan sendirian solo pada sesi awal antara lain Candra Buana, Bubui Bulan, dan Terima Kasih Tuhan. Kemudian pada sesi terakhir konser, Titiek tampil duet ataupun trio dengan penyanyi lainnya, seperti Inul Daratista, Bob Tutupoli, Euis Darliah, Melly Goeslaw, Vina Panduwinata, Elvy Sukaesih, dan Krisdayanti. Mereka membawakan lagu-lagu seperti Bambu-bambu, Ojo Ngono, Horas Kasih, Bing, dan Pantang Mundur. Sebagai penutup konser, semua artis tampil di panggung menyanyikan lagu baru Titiek Puspa, Salam Cinta dan Doa. Tentang perjalanan kariernya itu, ia punya analogi sendiri. Jika diukur 1 sampai 10, Titiek mengaku kariernya di bidang seni saat ini baru sampai angka 6. "Itu pun saya sudah senang," ujarnya menebar senyum. Titiek mengaku lebih banyak berdoa dan berterima kasih kepada Tuhan yang telah memberinya segalanya. Seperti dalam lirik lagu Salam Cinta dan Doa ... Aku ada karenamu karnamu ada tanpamu aku entah siapa skali lagi upeti terimalah ini dari lubuk hati ... TITO SIANIPAR
X TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal Yovie "Menjaga Hati"; bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal Yovie Menjaga Hati; atau dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari. ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI Ketik nama penyanyi, misal YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari. ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal Tanpamu tiada berarti Tak mampu lagi berdiri Cahaya kasihmu menuntunku Kembali dalam dekapan tanganmu Masukkan kata-kata penting. Misal tiada berarti berdiri cahaya dekapan. Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal tanpamu dapat ditulis tanpa mu. TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu. Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami. Jakarta kota ku indah dan megahDi situlah aku di lahirkanRumahku di salah satu gangNamanya gang kelinciEntah apa sampai namanya kelinciMungkin dulu kerajaan kelinciKarena manusia bertambah banyakKasihan kelinci terdesakSekarang rumahnya berjubelOh…padat penghuninyaAnak-anak segudangKrudak… kruduk…Kayak kelinciKami semua hidup rukun dan damaiHanya satu yang aku herankanBadanku bulat tak bisa tinggiPersis seperti anak kelinciPersis seperti anak kelinciPersis seperti anak kelinci
1218 AM Lagu Indonesia Kenangan Gang Kelinci karya Titiek yang sangat populer dimasa keemasannya penyanyi legendaris Lilis penyanyi dari lagu tersebut telah wafat 1963 - 2003.Silahkan bagi sahabat yang pernah tahu atau memerlukan lirik chord lagu ini, atau juga yang mau bernostalgia silahkan sahabat simak. Semoga Kelinci Song by Lilis Suryani C Jakarta F C kota ku indah dan megah C Di situlah G7 aku dilahirkan C Rumahku F di salah satu gang D7 Namanya G7 Gang Kelinci C Entah apa F C sampai namanya kelinci C Mungkin dulu G7 kerajaan kelinci C Karena F manusia bertambah banyak C Kasihan G7 C kelinci terdesak F Sekarang, C rumahnya bejubel D7 G7 Oh, padat penghuninya F C Anak-anak segudang D7 Grudak gruduk G7 kaya kelinci C Kami semua F C hidup rukun dan damai C Hanya satu G7 yang aku herankan C Badanku bulat F tak bisa tinggi C Persis kaya’ G7 C anak kelinci
— Memiliki nama asli Sudarwati, lalu diubah menjadi Kadarwati dan sempat pula memakai nama Sumarti, ia adalah seorang penyanyi, pencipta lagu dan pemain film dari Indonesia. Terkenal dengan nama Titik Puspa, lahir pada tahun 1937 di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan. Nama Titik Puspa adalah gabungan nama panggilannya sehari-hari yaitu Titik dan nama Ayahnya yaitu Puspo. Memulai karir didunia tarik suara saat di Kota Semarang. Kala itu, Titik kecil mengikuti kontes menyanyi “Bintang Radio”. Begitu banyak penghargaan yang Titik raih, antara lain Juara Bintang Radio Jenis Hiburan tingkat Jawa Tengah 1954, BASF Award ke-10 untuk kategori “Pengabdian Panjang di Dunia Musik” 1994, Selebrita Awards 2016 Lifetime Achievement Award 2016 dan Indosat Awards 2016 Lifetime Achievement Awards 2016. Sebagai pencipta lagu, sudah begitu banyak karya yang ia ciptakan. Lagu ciptaan Titik yang sangat populer antara lain “Kupu Kupu Malam”, “Aku Bangga Jadi Anak Indonesia”, “Cinta”, “Apanya Dong”, “Cintailah Cinta”, “Lagu Untuk Bunda”, “Marilah Kemari”, “Bing”, “Gang Kelinci” dan “Dansa Yo Dansa”. Titik juga mengeluarkan banyak album hasil karyanya, antara lain Kisah Hidup 1963, Puspa Dewi, Tinggi Gunung Seribu Janji, Ditinggal Kekasih, Selamat Jalan, Selamat Berpisah, dan Buka Pintu. Lirik Lagu Terbaik Titik Puspa Kupu Kupu Malam – Titiek Puspa Aku Bangga Jadi Anak Indonesia – Duta Cinta & Titiek Puspa Cinta – Titiek Puspa Apanya Dong – Titik Puspa Cintailah Cinta – Duta Cinta & Titiek Puspa Lagu Untuk Bunda – Duta Cinta & Titiek Puspa Sapiku – Titik Puspa Gadis – Titik Puspa Marilah Kemari – Titik Puspa Dicoba Dong – Titik Puspa Kau Dan Aku Indonesia – Duta Cinta & Titiek Puspa Cinta Putih – Titik Puspa Jatuh Cinta – Titik Puspa Bing – Titiek Puspa Dansa Yo Dansa – Titik Puspa Fifi/Foto Artikel musik menarik lainnya 15 Koleksi Lagu Terbaik Opick
lirik lagu gang kelinci titiek puspa